Pasar Murah Rutin Digelar, Surabaya Catat Deflasi 0,22 Persen

surabaya | 14 Agustus 2026 07:23

 

Minyakita, misalnya, dijual sekitar Rp15.500 per liter, sedangkan beras SPHP sekitar Rp58 ribu per sak.

 

Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya Mia Santi Dewi mengatakan pasar murah tidak hanya digelar untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu langkah Pemkot Surabaya dalam menekan inflasi.

 

Menurut Mia, kegiatan tersebut akan digelar secara rutin setiap bulan hingga Desember 2026. Dalam pelaksanaannya, satu kecamatan menjadi titik GPM, sedangkan 30 kecamatan lainnya menggelar pasar murah secara serentak.

 

“Komoditas utama yang disediakan dalam pasar murah yakni beras SPHP, Minyakita, dan gula. Pemkot Surabaya juga membuka ruang bagi UKM, kegiatan padat karya, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk ikut berpartisipasi,” ujar Mia.