Pasar Murah Rutin Digelar, Surabaya Catat Deflasi 0,22 Persen

surabaya | 14 Agustus 2026 07:23

 

Bagi warga Penjaringansari, Rungkut, program tersebut memberikan manfaat langsung. Retno mengaku membeli sejumlah kebutuhan, mulai dari ayam, telur, beras, sosis hingga minyak.

 

Ia menilai harga yang ditawarkan cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Selain mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, warga juga dapat membeli sejumlah produk dari pelaku UMKM dan kelompok tani lokal.

 

Pemkot Surabaya berharap pelaksanaan pasar murah dan GPM secara rutin dapat menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu mengendalikan inflasi di Kota Surabaya hingga akhir 2026. (ivan)