Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Grahadi Sore Ini, Imbas Jawa Timur Bersholawat dan Tabligh Akbar

surabaya | 23 Oktober 2026 17:38

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Grahadi Sore Ini, Imbas Jawa Timur Bersholawat dan Tabligh Akbar
ILUSTRASI Pengalihan Arus.

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (23/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat gelaran "Jawa Timur Bersholawat" dan "Tabligh Akbar" yang dimulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

 

Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @dishubjatim, pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Jalan Tunjungan, Jalan Basuki Rahmat, serta sejumlah ruas jalan sekitarnya disiapkan dalam dua alternatif skema. Dilansir dari suarasurabaya.net, Jumat, (23/10/2026).

 

Pada skema pertama, arus kendaraan dari Jalan Basuki Rahmat melalui Basra Loop yang hendak menuju Jalan Gubernur Suryo dialihkan ke Jalan Embong Malang. Sementara itu, kendaraan yang menuju Jalan Taman Apsari melalui kawasan Joko Dolog diarahkan ke Jalan Embong Trengguli dan Jalan Panglima Sudirman.

 

 

 

Pengalihan juga diberlakukan di Jalan Simpang Pojok. Kendaraan dari Jalan Basuki Rahmat yang menuju kawasan tersebut akan diarahkan melalui Jalan Embong Malang.

Untuk kendaraan dari Jalan Tunjungan yang ingin menuju Jalan Gubernur Suryo melalui putar balik Seiko, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Embong Malang dan/atau Jalan Kenari.

 

Adapun arus dari Jalan Ketabang Kali dan Jalan Ngemplak yang menuju Jalan Simpang Dukuh diarahkan menuju Jalan Genteng Kali.

Selain itu, skema contraflow disiapkan di Jembatan Genteng Kali agar kendaraan dari Jalan Simpang Dukuh dapat langsung menuju ke Jalan Wali Kota Mustajab.

 

Sementara pada skema kedua, penutupan dan pengalihan arus difokuskan di Jalan Gubernur Suryo, tepatnya di kawasan depan SMA Trimurti. Kendaraan dari Jalan Tunjungan yang mengarah ke Jalan Gubernur Suryo akan langsung diarahkan menuju Jalan Simpang Dukuh.

 

 

 

 

Skenario pengalihan dari Jalan Basuki Rahmat melalui Basra Loop, kawasan Joko Dolog, Jalan Simpang Pojok, serta ruas Ketabang Kali dan Ngemplak pada skema kedua ini menerapkan alur yang sama seperti skema pertama, termasuk penerapan contraflow di Jembatan Genteng Kali.

 

Dishub Jatim mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan. Penerapan skema pengalihan di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti situasi lalu lintas serta diskresi dari Satlantas Polrestabes Surabaya.

 

Sebagai informasi, kegiatan "Jawa Timur Bersholawat" dan "Tabligh Akbar" di halaman Gedung Negara Grahadi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus Hari Santri Nasional 2026. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, serta pendakwah pengasuh Majelis Sabilu Taubah, Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). (ivan)