SURABAYA, PustakaJC.co - Pengguna jalan tol yang melintas di area Gerbang Tol (GT) Banyu Urip, Surabaya, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengumumkan pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow mulai Sabtu (24/10/2026) malam hingga Minggu, (25/10/2026) pagi.
Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan seiring dengan dilaksanakannya pekerjaan pemasangan rangka baja utama (erection) di GT Banyu Urip. Langkah tersebut diambil guna menjamin keselamatan para pekerja konstruksi sekaligus memastikan arus kendaraan tetap dapat terlayani dengan lancar. Dilansir dari kompas.com, Senin, (26/10/2026).
Senior Manager Representative Office 3 PT Jasamarga Transjawa Tol, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa jadwal rekayasa lalu lintas telah berlangsung mulai pukul 21.00 WIB pada Sabtu malam dan ditargetkan rampung pada pukul 05.00 WIB, Minggu pagi.
"Pengaturan lalu lintas ini kami lakukan untuk memastikan akses masuk tol tetap dapat terlayani selama pekerjaan berlangsung. Petugas telah disiapkan di lokasi untuk membantu mengarahkan kendaraan serta memastikan proses transaksi dan pergerakan lalu lintas berjalan dengan aman dan tertib," ujar Agni.