Khusus di kawasan Tanjungsari, pembangunan rumah pompa turut dilengkapi bozem atau kolam penampungan air. Pemkot Surabaya juga menambah satu unit pompa di kawasan pertigaan untuk mendukung pengendalian aliran air.
Hidayat menyebut, setelah pekerjaan konstruksi dituntaskan pada 20 November, seluruh unit akan memasuki tahap commissioning atau pengujian operasional. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan pompa beserta jaringan pendukungnya berfungsi sesuai perencanaan.
“Dan kita berharap tanggal 20 November ini sudah mulai commissioning. Supaya nanti pada saat 1 Desember, Pak Wali sudah mulai keliling untuk mencoba benar-benar apakah pompanya berfungsi atau tidak,” jelasnya.
Selain pembangunan rumah pompa, Pemkot Surabaya juga mempercepat pembangunan shortcut saluran air di kawasan Semolowaru, Nginden, dan sekitarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan genangan akibat jalur aliran air yang cukup panjang. Kondisi itu menyebabkan debit air di sejumlah saluran dapat meningkat meskipun hujan turun dalam waktu relatif singkat.