Ia menambahkan, pembangunan rumah pompa dan jaringan drainase pendukung membutuhkan pekerjaan konstruksi yang cukup kompleks. Salah satunya pemasangan pipa berkapasitas aliran sekitar 3 hingga 5 meter kubik per detik, lebih besar dibandingkan kapasitas sebelumnya yang berkisar 1 hingga 2 meter kubik per detik.
Pemasangan pipa berkapasitas besar tersebut juga membutuhkan penggalian badan jalan. Karena itu, pengerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat, termasuk waktu ibadah.
Pemkot Surabaya berharap penyelesaian pembangunan rumah pompa dan shortcut saluran dapat meningkatkan kapasitas pengaliran air sekaligus mengurangi potensi genangan di sejumlah kawasan saat hujan deras. (ivan)