12 Jenis Makanan Pemicu Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi

kuliner | 24 Desember 2024 15:53

12 Jenis Makanan Pemicu Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi
12 Jenis Makanan Pemicu Kolesterol Tinggi yang Perlu Dibatasi (dok blibli)

SURABAYA, PustakaJC.co - Nikmatnya makanan ternyata bisa jadi ancaman bagi jantung, Jangan sampai makanan kesukaan Anda jadi penyebabnya!  Temukan daftar lengkapnya di sini.

Seperti yang dilansir dari laman klikdokter,  sebagian besar kolesterol diproduksi oleh tubuh, sementara hanya sekitar 30% berasal dari makanan. Meski begitu, penting untuk membatasi makanan pemicu kolesterol, terutama bagi yang memiliki kadar kolesterol tinggi, karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

 

Kolesterol sebenarnya diperlukan tubuh untuk fungsi vital, seperti pembentukan membran sel, produksi hormon, empedu, dan vitamin D. Namun, tambahan kolesterol dari makanan berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

 

Daftar Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil, penting mengenali makanan yang dapat memicu kenaikan kolesterol berikut:

 

1. Makanan gorengan, terutama yang dimasak dengan teknik deep-fry, kaya kolesterol, kalori, dan lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan diabetes.

 

2. Makanan cepat saji berisiko meningkatkan kolesterol, lemak tubuh, peradangan, dan gangguan gula darah. Hindari juga makanan kemasan seperti kue, kerupuk, dan makanan beku yang mengandung lemak trans.

 

3. Daging olahan seperti sosis, bacon, dan nugget memiliki kadar kolesterol tinggi. Konsumsi berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker, terutama kanker usus besar.

 

4. Makanan penutup seperti kue, es krim, dan makanan manis lainnya mengandung gula, lemak, dan kalori yang tinggi, berpotensi menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

 

5. Sebagian seafood seperti udang dan lobster memiliki kolesterol tinggi. Pilih ikan kaya omega-3 seperti salmon atau tuna untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL).

 

6. Jeroan, seperti hati dan usus, mengandung kolesterol tinggi. Cara memasaknya, misalnya dengan santan, dapat memperburuk dampaknya.

 

7. Susu dan produk olahannya seperti yoghurt dan keju kaya lemak jenuh. Sebaiknya pilih produk rendah lemak atau susu skim.

 

8. Es krim tinggi lemak jenuh dan gula, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Alternatif rendah lemak seperti sorbet bisa jadi pilihan.

 

9. Minyak sayur, terutama minyak kelapa dan sawit, mengandung lemak jenuh tinggi. Gunakan dengan bijak dan hindari pemakaian berulang.

 

10. Minuman kemasan seperti soda, teh manis, dan jus kemasan mengandung gula tambahan yang berkontribusi pada rendahnya kolesterol baik (HDL). Batasi konsumsi gula maksimal 25 gram per hari.

 

11. Makanan dengan lemak trans, seperti makanan kemasan dan dessert tertentu, meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

 

12. Karbohidrat yang dikonsumsi berlebihan akan diolah seperti gula, meningkatkan kolesterol. Sebaiknya konsumsi karbohidrat dalam jumlah wajar dengan serat yang cukup untuk membantu menurunkan peradangan. (nov)