Mengenal Singkat Sejarah Bakso

kuliner | 12 Januari 2025 18:03

Mengenal Singkat Sejarah Bakso
Mengenal Singkat Sejarah Bakso (dok tribunnews)

SURABAYA, PustakaJC.co - Siapa yang tidak kenal bakso? Hidangan yang satu ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, dengan cita rasa khas dari setiap tempat. Bagi masyarakat Indonesia, bakso tidak sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi yang menghangatkan suasana. Mulai dari acara keluarga, perayaan, hingga menjamu tamu, bakso sering hadir sebagai sajian pengikat kebersamaan.

 

Namun, tahukah kamu bahwa bakso memiliki perjalanan sejarah yang panjang? Hidangan ini awalnya dibawa oleh para pedagang dari Tiongkok dan berhasil memikat hati masyarakat Nusantara. Bahkan, seiring waktu, bakso mengalami akulturasi budaya yang membuatnya begitu beragam sesuai ciri khas masing-masing daerah.

 

Mari kita simak lebih jauh sejarah bakso di Indonesia!

 

 

Berasal dari Dinasti Ming

Dilandir dari laman kimbo.id, asal-usul bakso bermula pada masa Dinasti Ming di Tiongkok (1368–1644). Konon, ada seorang pemuda bernama Meng Bo yang ingin memasak hidangan lembut dan mudah dikunyah untuk ibunya. Terinspirasi dari kue mochi—kudapan yang terbuat dari ketan tumbuk—Meng Bo mencoba menumbuk daging hingga halus, membentuknya menjadi bulatan kecil, dan menyajikannya bersama kuah kaldu hangat.

 

Hidangan daging giling tersebut ternyata disukai banyak orang dan dengan cepat menjadi populer di kota Fuzhou hingga ke seluruh wilayah Tiongkok. Resep ini kemudian diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Tiongkok, menjadikannya bagian dari tradisi kuliner mereka.

 

Masuk ke Nusantara

Bakso diperkirakan mulai dikenal di Nusantara melalui interaksi perdagangan dengan para pedagang Tiongkok. Nama “bakso” sendiri berasal dari Bahasa Hokkien, yaitu “Bak-So,” yang berarti daging giling. Namun, karena mayoritas penduduk Nusantara pada masa itu memeluk agama Islam, penggunaan daging babi digantikan dengan daging sapi, ayam, kambing, atau kerbau.

 

Rasa bakso yang nikmat dan cocok dengan selera masyarakat lokal membuatnya dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru Nusantara. Tak hanya diterima, bakso mengalami adaptasi dengan tambahan bumbu khas Nusantara yang kaya akan rempah-rempah, menjadikan rasanya semakin lezat dan beragam.

 

 

Ragam Bakso Khas Indonesia

Bakso di Indonesia tidak hanya menjadi bukti akulturasi budaya, tetapi juga simbol keberagaman kuliner tanah air. Masyarakat tidak hanya mengadopsi bakso, tetapi juga menyempurnakannya dengan berbagai variasi bahan dan cita rasa.

 

Kini, hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki bakso dengan ciri khasnya masing-masing. Beberapa varian bakso yang populer antara lain Bakso Urat, Bakso Telur, Bakso Ikan, Bakso Udang, Bakso Balungan, Bakso Aci, Bakso Tahu, hingga Bakso Kerikil. Selain itu, beberapa kota dikenal sebagai “kota bakso,” seperti Wonogiri, Solo, Malang, dan Karimunjawa, yang menjadi ikon kuliner bakso di Indonesia.

 

Dengan sejarah panjang dan keunikan yang terus berkembang, tak heran jika bakso tetap menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia hingga kini. (nov)