Kwetiau: Hidangan Tiongkok yang Menjadi Favorit di Indonesia

kuliner | 17 Mei 2025 19:39

Kwetiau: Hidangan Tiongkok yang Menjadi Favorit di Indonesia
Kwetiau: Hidangan Tiongkok yang Menjadi Favorit di Indonesia (dok YouTube)

SURABAYA, PustakaJC.co - Siapa yang tak kenal kwetiau? Mi beras pipih ini bukan sekadar hidangan biasa ia adalah hasil akulturasi budaya yang kini melekat dalam keseharian lidah masyarakat Indonesia. Dari pedagang kaki lima hingga restoran ternama, kwetiau hadir dengan beragam rasa dan gaya penyajian yang mencerminkan kekayaan budaya kuliner Nusantara.

 

Kwetiau pertama kali dibawa ke Indonesia oleh imigran Tionghoa ratusan tahun lalu. Di masa lalu, makanan ini dikenal sebagai santapan malam bagi buruh, nelayan, dan petani karena sifatnya yang mengenyangkan dan harganya yang murah. Dalam budaya Tiongkok sendiri, terdapat dua varian kwetiau yang populer versi Hokkian dan Tio Ciu.

 

Namun, ketika masuk ke Indonesia, kwetiau mengalami sejumlah penyesuaian, terutama dalam penggunaan bahan. Karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, campuran babi khas kwetiau Hokkian diganti dengan suwiran ayam, daging sapi, atau ati ampela, menjadikannya lebih ramah bagi lidah lokal.

 

Kini, kwetiau tak hanya sekadar sajian malam. Ia telah menjelma menjadi hidangan favorit yang digemari semua kalangan. Variannya pun semakin beragam mulai dari kwetiau goreng khas Medan hingga kwetiau siram Pontianak dengan topping kepiting segar.

 

Kuliner ini tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyimpan kisah panjang interaksi budaya antara Tionghoa dan Indonesia sebuah cerita yang terus hidup di setiap piring yang disajikan. (nov)