2. Tono-Tono Jhukok, Ikan Bakar Andalan Nelayan
Dalam bahasa Bawean, ikan disebut jhukok. Tono-tono jhukok atau ikan bakar menjadi sajian yang hampir selalu hadir di meja makan masyarakat setempat.
Keunggulannya terletak pada kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan lokal. Dengan bumbu sederhana namun meresap, hidangan ini menawarkan cita rasa khas yang nikmat disantap bersama nasi hangat dan sambal tradisional.
3. Nasek Ghulung, Nasi Gulung Penuh Aroma Tradisi
Nasek ghulung merupakan kuliner legendaris yang banyak ditemukan di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura. Nasi ini dibungkus daun pisang, digulung, dan diikat, menciptakan aroma khas yang menggoda saat dibuka.
Biasanya, nasek ghulung disajikan dengan lauk hasil laut seperti ikan bakar, kepiting, udang, hingga lobster. Tambahan sambal khas Bawean, buje chabbi, semakin memperkaya cita rasanya.