JAKARTA, PustakaJC.co – Tren sarapan sehat dengan menu makanan kukus semakin diminati masyarakat sebagai alternatif pola makan yang dinilai lebih sehat dan rendah olahan.
Berbagai jenis makanan seperti singkong, ubi, jagung, kentang, labu, kacang-kacangan hingga telur kukus kini banyak dipilih sebagai menu sarapan harian karena dianggap mampu memberikan energi sekaligus mendukung program diet.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui kanal media sosial Siloam Hospitals, makanan kukusan yang termasuk kategori real food umumnya mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh.
Selain itu, makanan kukus juga dinilai mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan yang melalui proses penggorengan sehingga kerap menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan.
Keunggulan lainnya, makanan kukusan tidak mengandung tambahan minyak, gula berlebih, maupun bahan aditif yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.
Meski demikian, masyarakat diingatkan agar tidak hanya mengandalkan makanan kukus sebagai satu-satunya sumber nutrisi saat sarapan.
Pasalnya, sebagian besar menu kukusan yang beredar masih didominasi kandungan karbohidrat dan belum dilengkapi asupan protein, serat, vitamin, serta mineral yang dibutuhkan tubuh.