SURABAYA, PustakaJC.co – Sarapan menjadi waktu makan terpenting untuk mengisi kembali energi tubuh setelah berpuasa semalaman. Namun, ahli gizi mengingatkan bahwa memilih menu yang kurang tepat justru dapat memicu lonjakan gula darah, meningkatkan rasa lapar, hingga menambah risiko berbagai penyakit kronis.
Mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan natrium secara rutin saat sarapan dinilai dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung maupun metabolisme tubuh dalam jangka panjang.
Karena itu, masyarakat dianjurkan lebih selektif memilih menu sarapan yang kaya protein, serat, vitamin, dan mineral agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.