SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Kamis, (18/12/2025). Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan atas jasa dan perjuangan para pahlawan, khususnya pahlawan perempuan Indonesia.
Ziarah dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jatim. Sejumlah organisasi perempuan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (19/12/2025).
Peserta ziarah berasal dari berbagai unsur, antara lain Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, ASN perempuan, Polisi Wanita, Kowad, Kowal, Wara, hingga organisasi perempuan lintas sektor. Turut hadir pula Dharma Pertiwi, Bhayangkari Polda Jatim, Dharmayukti Karini, Perempuan Lintas Agama, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, komunitas ojek online perempuan, PGRI, Satpol PP, serta Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW).
Arumi Bachsin menegaskan bahwa perjuangan perempuan Indonesia memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa. Menurutnya, kontribusi pahlawan perempuan tidak hanya berdampak pada isu perempuan, tetapi juga bagi kemerdekaan dan kehidupan masyarakat secara luas.
“Perjuangan pahlawan perempuan sangat penting untuk dikenang dan diapresiasi. Mereka berjuang untuk bangsa dan negara, bukan semata untuk kepentingan perempuan,” ujar Arumi.
Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Ibu harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara perempuan dan laki-laki dalam membangun masyarakat.
“Perempuan dan laki-laki bukan untuk saling menyaingi, tetapi saling melengkapi. Kolaborasi adalah kunci kemajuan dan kesejahteraan bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DP3AK Jatim Tri Wahyu Liswati menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan refleksi atas semangat perjuangan kaum perempuan sekaligus penguatan komitmen pemerintah dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak di Jawa Timur. (ivan)