SURABAYA, PustakaJC.co – Anggapan bahwa laki-laki lebih cepat meninggal dibanding perempuan ternyata bukan sekadar mitos. Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan bahwa risiko kematian pada laki-laki memang lebih tinggi.
Salah satu studi berjudul Sex and All-Cause Mortality in the US yang menganalisis data hampir 20 tahun menunjukkan laki-laki memiliki risiko kematian 63 persen lebih tinggi dibanding perempuan. Perbedaan paling mencolok terlihat pada kasus penyakit jantung, dengan risiko hampir dua kali lipat. Dilansir dari cnnindonesia.com, Minggu, (5/4/2026).
Temuan ini juga konsisten di berbagai kelompok usia. Artinya, fenomena ini bukan kebetulan, melainkan pola yang berulang.
Selama ini, faktor gaya hidup sering dianggap sebagai penyebab utama. Laki-laki cenderung lebih sering merokok, jarang memeriksakan kesehatan, serta memiliki pola makan kurang sehat. Namun, penelitian menunjukkan ada faktor lain yang tak kalah penting, yakni biologis.