Laki-laki Lebih Cepat Meninggal, Studi Ungkap Risiko 63 Persen Lebih Tinggi

gaya hidup | 05 April 2026 19:13

 

Secara genetik, laki-laki memiliki kromosom XY, sementara perempuan XX. Perempuan memiliki “cadangan” kromosom X jika terjadi kerusakan, sedangkan laki-laki tidak. Kondisi ini membuat perempuan relatif lebih terlindungi dari sejumlah penyakit.

 

Data global juga memperkuat temuan tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia mencatat sekitar 41 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit tidak menular, seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes—atau setara 70 persen dari total kematian dunia. Kasus ini lebih banyak terjadi pada laki-laki.

 

Di Indonesia, pola serupa juga terlihat. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat kematian laki-laki lebih tinggi di semua kelompok usia. Sementara Kementerian Kesehatan mencatat penyakit tidak menular menjadi penyebab utama kematian, dengan prevalensi hipertensi 9,5 persen, PPOK 3,7 persen, dan diabetes 2,1 persen pada laki-laki.