Kesehatan Mental dalam Islam: Bukan Sekadar Soal Pikiran, Tapi Juga Hubungan dengan Allah

gaya hidup | 02 Juni 2026 09:35

Kesehatan Mental dalam Islam: Bukan Sekadar Soal Pikiran, Tapi Juga Hubungan dengan Allah
Ilustras psikologi Islam. (dok nuonline)

SURABAYA, PustakaJC.co – Isu kesehatan mental semakin menjadi perhatian di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan. Mulai dari tuntutan pekerjaan, masalah ekonomi, konflik keluarga hingga pengaruh media sosial, berbagai faktor tersebut dapat memicu kecemasan, stres, depresi, dan gangguan psikologis lainnya.

 

Dalam artikel yang dimuat NU Online, Selasa, (2/6/2026), dijelaskan bahwa kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi psikologis, tetapi juga menyangkut keseimbangan antara pikiran, emosi, perilaku, dan aspek spiritual seseorang. Dilansir darj nu.or.id, Selasa, (2/6/2026).

 

Mengacu pada pandangan pakar psikologi Indonesia, Zakiah Daradjat, kesehatan mental merupakan kondisi ketika seseorang mampu menjaga keseimbangan hidup sehingga dapat menghadapi berbagai persoalan tanpa mengalami kehancuran emosional.

 

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pada 2021 hampir 1,1 miliar penduduk dunia hidup dengan gangguan mental. Angka tersebut menegaskan bahwa persoalan kesehatan jiwa bukan masalah sepele dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.