JAKARTA, PustakaJC.co – Lonjakan kasus infeksi Cyclospora di Amerika Serikat menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman dalam kehidupan sehari-hari. Parasit mikroskopis yang menyebabkan penyakit cyclosporiasis tersebut dilaporkan telah menginfeksi warga di puluhan negara bagian dan memicu peningkatan kasus diare selama musim panas.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kasus Cyclospora ditemukan di 31 negara bagian. Beberapa wilayah, seperti Michigan, New York, Illinois, dan Ohio, melaporkan peningkatan jumlah kasus dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dilansir dari bloombergtechnoz.com, Sabtu, (11/7/2026).
Cyclospora merupakan parasit yang menyerang saluran pencernaan manusia. Infeksi biasanya terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Produk pertanian segar seperti selada, basil, ketumbar, dan raspberry termasuk bahan pangan yang pernah dikaitkan dengan wabah serupa di masa lalu.
Gejala yang muncul dapat berupa diare encer, kehilangan nafsu makan, kram perut, mual, kelelahan, hingga penurunan berat badan. Pada sebagian kasus, gejala baru muncul sekitar satu minggu setelah seseorang terpapar parasit tersebut.