Pasien dalam kondisi tersebut tetap berpotensi mengalami kekambuhan. Apendisitis kronis sewaktu-waktu dapat kembali memicu serangan akut.
“Bisa saja pasien masih ada dalam fase appendicitis kronis. Nah, itu kronis, waktu-waktu bisa saja kambuh akut,” kata Prof Ari.
Karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab nyeri perut dan menentukan penanganan yang sesuai. Diagnosis sebaiknya tidak hanya didasarkan pada gejala, tetapi juga mempertimbangkan hasil pemeriksaan dokter dan pemeriksaan penunjang. (ivan)