SURABAYA, PustakaJC.co – Nilai impor Jawa Timur sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 19,52 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 16,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 16,74 miliar dolar AS.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Herum Fajarwati mengatakan peningkatan tersebut terjadi seiring naiknya impor migas maupun nonmigas.
“Sejalan dengan itu, nilai impor migas dan nonmigas naik,” kata Herum di Surabaya, dikutip dari antaranews.com, Rabu, (2/9/2026).
Berdasarkan catatan BPS, impor nonmigas Jawa Timur selama Januari-Juli 2026 mencapai 15,91 miliar dolar AS. Nilai tersebut naik 14,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 13,94 miliar dolar AS.
Sementara itu, impor migas meningkat 28,48 persen dari 2,81 miliar dolar AS menjadi 3,61 miliar dolar AS.
Kenaikan impor migas antara lain dipengaruhi meningkatnya impor minyak mentah sebesar 22,34 persen, dari 317,07 juta dolar AS menjadi 387,90 juta dolar AS.
Impor komoditas hasil minyak juga mengalami peningkatan sebesar 30,53 persen, dari 1,80 miliar dolar AS menjadi 2,35 miliar dolar AS.