Cara Aman Mulai Minum Kopi Lagi Setelah Lama Berhenti Menurut Barista

gaya hidup | 25 September 2026 21:34

Cara Aman Mulai Minum Kopi Lagi Setelah Lama Berhenti Menurut Barista
decaffeinated coffee. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co - Jantung berdebar hingga merasa gelisah kerap dialami seseorang saat kembali mengonsumsi kopi setelah sekian lama berhenti. Kondisi tersebut wajar terjadi akibat penurunan batas toleransi kafein (caffeine tolerance) dalam tubuh.

 

Juara 1 Starbucks Barista Championships 2025 tingkat Nasional, Gregorius Michael, menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi dengan zat kafein setelah jeda yang cukup panjang. Dilansir dari kompas.com, Jumat, (25/9/2026).

 

"Kalau orang yang sudah lama tidak minum kopi, caffeine tolerance-nya bakal sangat rendah banget," ujar Gregorius dalam acara Starbucks Coffee Class di Jakarta Pusat.

Bagi Anda yang ingin kembali menikmati kopi tanpa timbul efek samping berlebih, berikut tiga panduan utama dari barista:

 

 

 

1. Mulai dari Porsi Kecil (Shot Rendah) Jangan langsung mengonsumsi kopi dengan konsentrasi tinggi seperti espresso ganda atau americano. Langkah terbaik adalah memulainya dari porsi minimal, misalnya setengah hingga satu shot espresso. Porsi kecil ini berfungsi merangsang adaptasi sistem saraf dan pencernaan terhadap kafein secara perlahan.

 

2. Perhatikan Kadar Kafein dan Tingkat Keasaman Pilih jenis biji kopi yang ramah bagi lambung. Gregorius menyarankan untuk menghindari varietas kopi dengan tingkat keasaman tinggi serta jenis robusta bagi pemula, karena kadar kafeinnya yang jauh lebih tinggi ketimbang arabika dapat memicu rasa tidak nyaman pada perut.

 

3. Pertimbangkan Kopi Bebas Kafein (Decaf) Sebagai opsi transisi yang aman, kopi decaf(decaffeinated coffee) bisa menjadi pilihan utama. Kopi jenis ini tetap mempertahankan profil rasa khas kopi, namun kandungan kafein di dalamnya telah dikurangi hingga persentase yang sangat kecil, sehingga aman untuk melatih toleransi tubuh.

 

Meski panduan teknis ini dapat membantu adaptasi, penikmat kopi yang memiliki riwayat medis tertentu—seperti gangguan lambung kronis atau penyakit jantung—tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum kembali mengonsumsi kafein. (ivan)