Normalisasi Sungai Dipercepat, Khofifah Tegaskan Komitmen Atasi Banjir Pamekasan

pemerintahan | 24 Mei 2025 19:37

Normalisasi Sungai Dipercepat, Khofifah Tegaskan Komitmen Atasi Banjir Pamekasan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman meninjau langsung pengerukan Sungai Jombang di Jalan Raya Trunojoyo, Pamekasan. (dok jatimpos)

PAMEKASAN, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pengerjaan normalisasi Sungai Jombang di Jalan Raya Trunojoyo. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari respons cepat terhadap banjir yang kerap melanda wilayah Pamekasan saat musim hujan. Jumat, (23/52025).

“Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan tentu mengurangi daya tampung air. Maka pengerukan badan sungai menjadi langkah prioritas yang harus segera diselesaikan. Targetnya sekitar dua bulan setengah,” ujar Khofifah. Dikutip dari jatimpos.co, Sabtu, (24/5/2025).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menurunkan alat berat seperti excavator dan dump truck untuk mempercepat pengerjaan. Nantinya, jumlah alat berat akan ditambah saat musim kemarau agar pengerjaan bisa maksimal. Pemkab Pamekasan juga mendukung penuh pengerjaan ini dengan menurunkan peralatan tambahan.

Sungai Jombang yang sebelumnya memiliki lebar 20–30 meter, kini menyempit menjadi hanya 5–10 meter akibat sedimentasi. Selain itu, normalisasi juga akan dilakukan pada Kali Klampar dan Kali Klowang, dua anak sungai yang bermuara ke Sungai Semajid.

“Kalau solusi jangka panjang tentu pembangunan waduk. Tapi untuk itu perlu anggaran besar dan lahan puluhan hektare. Biasanya waduk dibiayai dari APBN karena nilainya bisa di atas Rp1 triliun,” jelas Khofifah.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Gubernur. Ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi,” kata Bupati Pamekasan ini.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mengusulkan proyek-proyek infrastruktur strategis guna memperkuat ketahanan wilayah dari bencana banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang terdampak. Salah satunya adalah Dewi (36), warga sekitar Sungai Jombang, yang menyampaikan keluhannya secara langsung.

“Kalau banjir, tingginya sampai paha, Bu. Kami mohon sungai ini dibenahi agar tidak banjir lagi,” ucap KH. Kholilurrahman dengan mata berkaca-kaca.

Keluhan itu disambut Gubernur dengan penuh empati.

“InsyaAllah kami maksimalkan upaya normalisasi. Semoga ini jadi langkah awal agar masyarakat tidak lagi dihantui banjir setiap tahun,” jawab Gubernur Jatim.

Langkah percepatan normalisasi sungai ini menjadi bagian dari strategi jangka pendek sekaligus fondasi solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di Pamekasan. Pemprov dan Pemkab menunjukkan komitmen kuat membangun ketahanan daerah melalui kolaborasi dan pendekatan sistemik. (ivan)