JAKARTA, PustakaJC.co – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran Polri dalam menjaga kedaulatan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa, (1/7/2025), Presiden menyoroti tugas strategis Polri di tengah tantangan bangsa saat ini.
“Negara kita memerlukan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat,” kata Prabowo di hadapan ribuan peserta upacara, dikutip dari setkab.go.id, Kamis, (3/6/2025).
Presiden juga menyampaikan bahwa Polri harus hadir sebagai pelindung utama masyarakat, bukan sebagai penguasa yang ditakuti.
“Kepolisian rakyat selalu di tengah-tengah rakyat, selalu membela rakyat, melindungi terutama yang lemah, tertindas, dan miskin,” ujar Prabowo.
Dalam konteks global dan nasional, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar dan kaya yang kerap menjadi incaran kekuatan asing. Oleh sebab itu, Polri dituntut bersikap sigap menjaga stabilitas nasional.
“Bangsa kita kaya, dan karena itu kita selalu diganggu. Di dunia ini yang kuat akan menindas yang lemah. Indonesia tidak mau ditindas, tidak mau jadi lemah. Untuk itu, Polri harus jadi unsur penting dalam menjaga kekayaan bangsa dan rakyat,” tegasnya.
Upacara peringatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara Polri dan seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan keamanan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Presiden berharap di usia ke-79, Polri semakin profesional, humanis, serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu. (ivan)