Ia juga menegaskan pentingnya menjangkau masyarakat yang belum terdata atau unregister people mereka yang tidak memiliki KIS, KIP, atau KKS, sehingga tidak terjangkau bantuan sosial dan layanan kesehatan.
“Saat pandemi, mereka tidak bisa vaksin karena tidak tercatat. Maka kita harus lakukan penjangkauan. Jangan sampai mereka tertinggal,” ujar Gubernur Jatim itu.
Melalui Telesapa Madura dan layanan Yankes Bergerak, Pemprov Jatim memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan inklusif, menjangkau hingga wilayah kepulauan yang paling terpencil. (ivan)