“Kami ingin masyarakat tahu bahwa naskah-naskah ini hidup dan relevan. Isinya sangat kaya akan ilmu, nilai budaya, dan spiritualitas lokal yang perlu terus digali,” ujar Wahyu.
Disperpusip Jatim juga mengembangkan Galeri Majapahit dan Galeri Wali Limo yang berfungsi sebagai pusat edukasi publik terkait khazanah naskah kuno, melalui tampilan interaktif seperti infografis, video 360 derajat, hingga gim edukatif.
Seluruh kegiatan ini dilaksanakan mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 94 Tahun 2023 tentang Pelestarian Naskah Kuno. Regulasi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan menyeluruh mulai dari identifikasi, konservasi, alih media, diseminasi, hingga penghargaan kepada pelestari naskah.