Khofifah Serahkan Santunan Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Pastikan Pemprov Jatim Hadir untuk Warga

pemerintahan | 12 Juli 2025 22:33

Khofifah Serahkan Santunan Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Pastikan Pemprov Jatim Hadir untuk Warga
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan uang tunia kepada keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang meninggal dalam tragedi yang terjadi Rabu, (2/7/2025) malam itu. Santunan diserahkan secara simbolis kepada delapan keluarga korban asal Jawa Timur di Kantor ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang. (dok tribunnews)

BANYUWANGI, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta kepada delapan keluarga korban asal Jawa Timur yang meninggal dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Rabu malam, (2/7/2025).

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Sabtu, (12/7/2025). Menurut Khofifah, santunan ini berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara dalam masa sulit yang dialami warganya. Dilansir dari tribunnews.com, Sabtu, (12/7/2025).

“Santunan ini sebagai bentuk empati dan duka mendalam dari Pemprov Jatim. Kami juga menugaskan Tagana ke rumah-rumah duka yang berada di luar Banyuwangi, seperti di Probolinggo dan Blitar,” ujar Khofifah.

Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya sendiri mengakibatkan 18 orang meninggal dunia hingga Sabtu siang. Sementara itu, sebanyak 30 korban selamat telah berhasil dipulangkan ke kediaman masing-masing.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian. Ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi canggih untuk mendukung pencarian korban maupun bangkai kapal.

“Pencarian memang penuh tantangan karena arus laut yang deras. Namun kami terus berikhtiar. Saat ini sudah memasuki perpanjangan masa pencarian tiga hari yang kedua. Kami berkomitmen untuk terus memaksimalkan upaya ini,” jelasnya.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R. Eko Suyatno, memastikan pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

 

“Mudah-mudahan ada kemajuan dalam operasi kita kali ini,” ucap Eko.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir nyata di tengah duka warga. Melalui santunan dan kerja cepat tim terpadu, Khofifah memastikan bahwa keluarga korban tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. (ivan)