BANYUWANGI, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa langsung ratusan nelayan di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi—sentra perikanan terbesar Jatim. Ia tak hanya berdialog, tapi juga menyalurkan bantuan nyata untuk mendongkrak kesejahteraan nelayan.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Muncar pada Sabtu, (12/7/2025), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdialog langsung dengan para nelayan dan menyerap aspirasi mereka. Ia juga membawa serangkaian bantuan konkret untuk mendukung penguatan sektor perikanan.
“Saya ingin mendengar langsung dari para nelayan, masalah apa yang dihadapi dan usulan apa yang ingin disampaikan. Sehingga kami bisa mengkoordinasikan solusinya,” tegas Khofifah, dikutip dari tribunnews.com, Minggu, (13/7/2025).
Pelabuhan Muncar sendiri merupakan salah satu sentra perikanan terbesar di Jawa Timur. Tercatat sekitar 920 kapal nelayan beroperasi dengan melibatkan lebih dari 13.000 nelayan aktif, dan potensi tangkapan tahunan mencapai 14.700 ton ikan, terutama ikan lemuru sebagai komoditas unggulan.
Sebagai bentuk dukungan, Khofifah menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya:
•100 unit alat tangkap ikan untuk nelayan
•Paket budidaya ikan lele untuk dua kelompok pembudidaya
•Bantuan kemasan produk olahan ikan bagi dua kelompok pengolah dan pemasar
“Peningkatan sarana dan prasarana ini penting agar hasil tangkapan maupun produk olahan bisa lebih kompetitif, baik di pasar lokal maupun ekspor,” ujar Khofifah.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemprov Jatim. Ia menambahkan, pemerintah kabupaten juga terus menggulirkan program pemberdayaan nelayan.
Pemkab Banyuwangi telah meng-cover lebih dari 2.100 nelayan melalui BPJS Kesehatan. Kami juga menyalurkan:
•150 unit jaring alat tangkap untuk lima kelompok nelayan
•90 unit coolbox
•Freezer untuk dua kelompok nelayan,” terang Mujiono.
Mujiono berharap bantuan ini memperkuat sektor perikanan dari hulu ke hilir dan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan dan memperkuat rantai ekonomi sektor perikanan,” ujar Wakil Bupati Banyuwangi ini.
Langkah Gubernur Khofifah ini memperlihatkan sinergi nyata antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memperkuat ekonomi maritim. Dengan kebijakan tepat sasaran dan sentuhan empati di lapangan, harapan akan masa depan nelayan yang lebih sejahtera bukan lagi sekadar mimpi. (ivan)