Sekolah Rakyat di Jatim Resmi Dimulai Ini Komitmen Khofifah dan Presiden

pemerintahan | 14 Juli 2025 20:37

Sekolah Rakyat di Jatim Resmi Dimulai Ini Komitmen Khofifah dan Presiden
Momen hari saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa meninjau sekolah rakyat di Probolinggo.

PROBOLINGGO, PustakaJC.co - Khofifah juga meninjau langsung ruang belajar, dapur, dan ruang kesehatan di Sekolah Rakyat Kota Probolinggo. Ia berdialog dengan guru, wali murid, serta siswa-siswi yang antusias mengikuti hari pertama.

“Saya ingin memastikan anak-anak ini merasa nyaman, bahagia, dan yakin bahwa masa depan mereka bisa lebih baik lewat pendidikan,” ujar mantan Menteri Sosial itu.

Konsep Sekolah Rakyat sendiri mengadopsi sistem pembelajaran terintegrasi berbasis asrama. Artinya, siswa tidak hanya mendapatkan pelajaran formal, tapi juga pendidikan karakter, penguatan kebangsaan, dan keterampilan hidup.

“Di hari pertama, para siswa mengikuti pengenalan lingkungan sekolah, pemeriksaan kesehatan, hingga orientasi nilai kebangsaan,” jelas Khofifah.

Adapun 12 Sekolah Rakyat yang resmi beroperasi hari ini tersebar di beberapa wilayah, termasuk Kota Malang, Kabupaten Mojokerto, Banyuwangi, Jombang, Pasuruan, Kediri, Pacitan, dan Kota Surabaya. Tiga di antaranya berada di aset Pemprov Jatim, yakni:

•UPT PPSPA Batu (6 rombel SMP)

•Balai Diklat BPSDM Jatim Kampus Kawi Malang (3 rombel SMA)

•SMKN Maritim Lamongan (3 rombel SMA)

Khofifah menyebut, program ini merupakan upaya menyeluruh untuk mengangkat kualitas hidup anak-anak keluarga miskin secara sistematis, dengan memastikan bahwa semua kebutuhan mereka terpenuhi secara layak.

“Jawa Timur siap jadi pionir Sekolah Rakyat. Kita punya 12 kepala sekolah, 175 guru, dan 137 tenaga kependidikan yang berdedikasi. Ini bukan sekadar program, tapi investasi masa depan,” tegas Gubernur Jatim ini.

Pemprov Jatim juga menyiapkan tahap lanjutan (1B) di akhir Juli 2025 yang akan melibatkan 7 kabupaten/kota baru dengan target 600 siswa tambahan. Jika berjalan lancar, Tahap 1C akan dimulai September mendatang. (ivan)