Menurutnya, pesantren terbukti menciptakan lingkungan yang tertib dan menjaga anak dari pengaruh negatif. “Secara statistik, di pesantren anak jadi lebih teratur, terdisiplinkan pola hidupnya, lahir batinnya juga terpelihara,” tegasnya.
Selain itu, Kemenag kini tengah mengembangkan Kurikulum Cinta di madrasah. Kurikulum ini menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan cinta tanah air dalam pembelajaran agama.
“Kurikulum cinta itu memberikan pemahaman untuk tidak mengajarkan kebencian. Banyak yang mengira sedang mengajarkan agama, padahal sebenarnya sedang menyebarkan kebencian,” ungkap Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal.