BPSDM Jatim Deklarasikan CoP Pranata Humas, Dorong ASN Belajar Sepanjang Hayat

pemerintahan | 01 Agustus 2025 13:43

BPSDM Jatim Deklarasikan CoP Pranata Humas, Dorong ASN Belajar Sepanjang Hayat
Seorang perwakilan Pranata Humas menandatangani deklarasi pembentukan Community of Practice (CoP) Pranata Humas Jawa Timur, disaksikan pejabat BPSDM Jatim dalam forum peluncuran CoP yang digelar di Surabaya, Kamis, (31/7/2025). (dok istimewa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) secara resmi membentuk Community of Practice (CoP) Pranata Humas Jawa Timur, Kamis, (31/7/2025). Pembentukan ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan berita acara oleh perwakilan Pranata Humas dari Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Timur , yang secara simbolik diperkuat oleh Kepala BPSDM Jatim, Dr. Ramliyanto, S.P., M.P.

“Tema besar Collaborative Impacting Learning bukan sekadar jargon. Tiga kata itu sangat powerful untuk mengemban amanah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan aparatur negara terus belajar dan berkembang,” ujar Ramliyanto dalam sambutannya.

Ia mengutip Pasal 9 ayat (4) dalam undang-undang tersebut yang menyatakan bahwa “Setiap Pegawai ASN wajib mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi, tantangan zaman, dan pelayanan kepada publik.”

Para narasumber dan moderator berdiskusi dalam Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice (CoP) Jabatan Fungsional Pranata Humas Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Kamis, (31/7/2025).

Narasumber pertama, Dr. Ir. Noor Iza, M.S., Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital Kementerian RI, menyoroti pentingnya penguasaan literasi digital dan kemampuan branding institusi oleh pranata humas.

“Di era disinformasi dan kecepatan informasi, ASN harus mampu merancang narasi positif yang kredibel dan responsif,” tegasnya.

Narasumber kedua, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, menekankan pentingnya kolaborasi internal antar humas daerah serta penguatan jejaring lintas kota. Menurutnya, CoP dapat menjadi ruang bersama untuk berbagi pengetahuan yang adaptif dan mudah direplikasi di tingkat lokal.

Suasana acara tampak hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi antar peserta.

Moderator forum, Dr. Zainal Muttaqin, S.Kom., M.I.Kom., CPR., menegaskan bahwa forum ini tidak bersifat seremonial, melainkan sebagai sarana diskusi reflektif dan penguatan interaksi antara narasumber dan peserta.

Tema besar “Collaborative Impacting Learning” menjadi kerangka utama dalam forum ini. Kata “Collaborative” menggambarkan pentingnya jejaring dan kerja bersama antar pelaku humas. “Impacting” menunjukkan pergeseran dari pembelajaran berbasis kompetensi menuju pembelajaran yang memberikan dampak langsung pada kinerja. Sementara “Learning” menegaskan bahwa proses belajar tidak pernah berhenti—selaras dengan filosofi Jawa sinau urip tekan pati. (ivan)