“Kami melihat pusat keunggulan (center of excellence) di Jatim, dan kami menyambut baik kerja sama yang lebih erat di masa depan,” kata Kwok.
Kolaborasi ini menandai bentuk nyata diplomasi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Pemprov Jatim tidak hanya menargetkan perubahan administratif, tapi juga transformasi mentalitas dan kapasitas para pemangku kebijakan di semua lini. (ivan)