Polri Jadi Garda Depan Swasembada Jagung 2027, Bantu Petani dari Hulu ke Hilir

pemerintahan | 02 Agustus 2025 19:34

Polri Jadi Garda Depan Swasembada Jagung 2027, Bantu Petani dari Hulu ke Hilir
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin penanaman jagung kuartal III di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (dok surabayapagi)

JAKARTA, PustakaJC.co - Upaya pemerintah mencapai swasembada jagung nasional pada 2027 tak lepas dari peran aktif Polri. Bukan hanya menjaga keamanan, Korps Bhayangkara kini juga hadir mendampingi petani di lapangan, memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar, dan mengawasi pupuk bersubsidi.

Menurut R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Institute, kontribusi Polri dalam pembangunan sektor pertanian sangat vital.

 “Polri tidak lagi hanya identik dengan penegakan hukum. Kini mereka terlibat aktif mendukung pembangunan, termasuk pertanian,” ujarnya, dikutip dari surabaya.com, surabayapagi.com, Sabtu, (2/8/2025).

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, kebutuhan jagung nasional terus meningkat seiring pertumbuhan industri pakan ternak dan konsumsi rumah tangga. Untuk itu, swasembada jagung ditargetkan tercapai pada 2027.

Polri disebut turut menjaga rantai pasok tetap stabil. Di berbagai daerah, aparat bahkan terlibat langsung mengawal hasil panen agar tidak diganggu spekulan atau tengkulak.

“Kalau petani tenang, mereka bisa fokus bertani. Tidak takut pupuk disabotase, tidak khawatir panen diganggu tengkulak, dan distribusi tidak tersendat,” tambah Haidar.

Polri juga aktif mendampingi petani melalui program kemitraan bersama kementerian dan lembaga. Di tingkat desa, peran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak edukasi pertanian. Mereka memberikan informasi, pengamanan, hingga advokasi lahan.

“Kita tahu banyak lahan pertanian yang terancam alih fungsi. Polri hadir sebagai garda depan menjaga agar petani tetap memiliki akses atas tanah dan sarana produksi,” jelas Haidar.

Daerah seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Lampung menunjukkan hasil signifikan. Berkat pendampingan dari Polri, produktivitas jagung meningkat, petani merasa lebih terlindungi, dan pasokan ke industri pakan berjalan lancar.

“Peran Polri sangat strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi sektor pertanian,” pungkas Haidar. (ivan)