SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur mengingatkan ancaman radikalisme di era digital kian nyata. Konten intoleran kini mudah menyusup lewat media sosial dan jaringan terkecil masyarakat.
Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel Sus Dr. Harianto, menegaskan bahwa metode perekrutan kelompok radikal semakin halus.
“Bisa masuk lewat rumah ke rumah, komunitas, hingga organisasi keagamaan. Karena itu masyarakat harus tetap waspada,” ungkapnya dalam forum Rembuk Merah Putih di UIN Sunan Ampel, Surabaya, dilansir dari jawapos.com, Senin, (25/8/2025).
Meski Indonesia pada 2023 tercatat berada di level zero terrorist attack, BNPT menekankan perlunya pencegahan sejak dini melalui pendekatan kreatif. Salah satunya dengan menggandeng kreator animasi lokal, Minilemon.