Pemkot Surabaya Pastikan Kakak Beradik Korban Kekerasan Kembali Bersekolah

pemerintahan | 13 September 2025 21:25

Pemkot Surabaya Pastikan Kakak Beradik Korban Kekerasan Kembali Bersekolah
BS (kanan), ayah yang menganiaya dua anaknya di Kutisari Selatan Surabaya. Pemkot Surabaya akan menyekolahkan kembali kedua kakak beradik itu. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan akan menyekolahkan kembali dua kakak beradik, B (7) dan A (4), korban kekerasan ayahnya di Kutisari Selatan, Tenggilis Mejoyo.

 

 

Keduanya sempat putus sekolah karena harus merawat ayahnya, BS (60), yang lumpuh. Ironisnya, pengorbanan itu dibalas dengan kekerasan hingga membuat mata salah satu anak terluka. Dilansir dari jawapos.com, Senin, (13/9/2025).

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, menyampaikan bahwa B dan A sudah dievakuasi ke panti asuhan, bergabung dengan kakak mereka BE (16) yang lebih dulu kabur dari rumah.

 

 

 

“(A dan B) sudah kita antar ke pantinya gabung sama kakaknya. Untuk BE juga akan dibantu mengikuti kejar paket. B akan dimasukkan ke SD dekat panti, sementara A akan menyusul jika usianya sudah cukup,” ujar Ida, Sabtu, (13/9/2025).

 

Evakuasi anak-anak BS sempat berjalan alot karena sang ayah menolak mereka diasuh pihak lain. Namun, upaya akhirnya berhasil pada Kamis, (11/9/2025). Pemkot menegaskan akan terus mendampingi dan menjamin hak pendidikan ketiga anak tersebut. (ivan)