“(A dan B) sudah kita antar ke pantinya gabung sama kakaknya. Untuk BE juga akan dibantu mengikuti kejar paket. B akan dimasukkan ke SD dekat panti, sementara A akan menyusul jika usianya sudah cukup,” ujar Ida, Sabtu, (13/9/2025).
Evakuasi anak-anak BS sempat berjalan alot karena sang ayah menolak mereka diasuh pihak lain. Namun, upaya akhirnya berhasil pada Kamis, (11/9/2025). Pemkot menegaskan akan terus mendampingi dan menjamin hak pendidikan ketiga anak tersebut. (ivan)