Surabaya Barat Jadi Incaran Investasi, Penjualan Tanah Naik 40 Persen

pemerintahan | 16 September 2025 19:27

Surabaya Barat Jadi Incaran Investasi, Penjualan Tanah Naik 40 Persen
Ilustrasi penjualan tanah di Surabaya barat meningkat. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pasar properti di Surabaya Barat menunjukkan geliat positif. AREBI Jatim mencatat, dalam dua tahun terakhir penjualan tanah kavling pribadi naik hingga 40 persen, didorong kebutuhan masyarakat sekaligus peluang investasi yang menjanjikan.

 

Dewan Penasihat AREBI Jatim, Rudi Sutanto, menyebut mayoritas tanah yang dijual merupakan aset warisan keluarga. Harga kavling perorangan di luar developer pun masih kompetitif, hanya Rp2–3 juta per meter persegi. Dilansir dari jatimpos.co, Selasa, (16/9/2025).

 

“Selisihnya bisa dua kali lipat dibanding kawasan developer. Itu sebabnya kavling perorangan tetap diminati,” ujarnya.

 

 

 

Beberapa titik yang masih ramai penjualan kavling antara lain Kendung, Kebraon, dan Sumurwelut. Ukuran tanah bervariasi, mulai dari 9 x 20 meter hingga 20 x 50 meter. 

 

“Kalau ukuran besar biasanya dibeli untuk home industry, sedangkan kecil cocok untuk rumah tinggal,” tambah Rudi.

 

Ketua AREBI Jatim, Budiono Yuwono, juga optimistis pasar tanah di Surabaya Barat masih potensial. Meski transaksi belum seramai sebelum pandemi, stabilitas harga membuat kawasan ini tetap menarik bagi investor maupun end user.

 

Dengan harga yang relatif lebih murah dibanding kawasan developer dan ketersediaan lahan yang beragam, Surabaya Barat kian dilirik sebagai destinasi investasi properti masa depan. (ivan)