Disnakertrans Jatim Dorong Anak Muda Berdaya di Era Digital

pemerintahan | 27 September 2025 07:39

Disnakertrans Jatim Dorong Anak Muda Berdaya di Era Digital
Plt. Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jatim, Aleixo Da Silva, saat membahas kreatif dan digital di kantor disnakertrans Jatim. (dok istimewa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur terus mendorong generasi muda agar mampu berdaya saing di era digital. Melalui berbagai pelatihan kreatif dan digital, anak muda ditargetkan bisa berkarya, menghasilkan, bahkan bekerja tanpa harus keluar rumah.

 

 

 

Plt. Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jatim, Aleixo Da Silva, mewakili Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto, menjelaskan bahwa dunia digital kini membuka banyak peluang kerja dan usaha, terutama bagi anak muda.

 

 

“Sekarang sudah zaman digital dan kreatif. Target utama kami anak-anak muda, terutama yang tidak melanjutkan sekolah, tetap bisa produktif. Apa yang ada di pikiran mereka bisa dituangkan dalam konten TikTok, YouTube, atau Instagram, sehingga bisa menghasilkan dan laku keras,” jelas Plt. Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jatim, Aleixo Da Silva, mewakili Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto, saat diwawancarai Jurnalis PustakaJC.co di kantor Disnakertrans Jatim, Jumat, (26/9/2025).

 

 

Menurutnya, peluang di dunia digital bukan hanya sekadar hiburan, tetapi bisa menjadi sumber penghasilan yang nyata, sebagaimana para kreator konten di luar negeri. Disnakertrans Jatim menilai, tren ini juga memberi dampak positif bagi lingkungan, karena kreativitas berbasis digital lebih ramah lingkungan dibanding industri konvensional.

 

Alex menambahkan, ide-ide kreatif anak muda berpotensi memengaruhi dunia sekaligus menciptakan tren baru. Karena itu, pihaknya kini tengah mengembangkan program pelatihan kreatif digital yang sejalan dengan kebijakan nasional, serta terus berkoordinasi dengan dewan untuk dukungan regulasi maupun pendanaan.

 

Kembali terkait Dorong Anak Muda Berdaya di Era Digital, Disnakertrans Jatim juga mulai mengarah pada pelatihan berbasis kecerdasan buatan (AI). Meski belum bisa diterapkan sepenuhnya karena keterbatasan regulasi dan biaya, langkah ini menjadi bagian dari persiapan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan baru.

 

 

 

“AI memang ada tahapannya. Ada yang sederhana bisa dipelajari pemula, ada juga yang biayanya tinggi sehingga perlu landasan hukum yang kuat. Kami ingin anak muda tetap mau belajar dan berpikir kritis agar tidak hanya bergantung pada teknologi, tapi juga mampu mengembangkan diri,” pungkas Alex yang juga menjadi  Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Jember ini.

 

Melalui pelatihan kreatif digital dan persiapan menghadapi era AI, Disnakertrans Jatim berkomitmen menghadirkan program-program positif yang membuka jalan bagi generasi muda untuk berdaya, produktif, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi Jawa Timur. (ivan)