Perwakilan kiai dan santri menyampaikan protes keras terhadap isi tayangan yang dianggap melecehkan martabat pesantren. Mereka menuntut permintaan maaf terbuka, sanksi tegas terhadap pihak terkait, serta jaminan agar kejadian serupa tak terulang.
Menanggapi hal itu, Direktur Operasional Transmedia Latif Harnoko menyampaikan penyesalan mendalam dan memohon maaf atas kelalaian yang terjadi.
“Saya secara pribadi dan seluruh jajaran memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para kiai, ulama, dan pesantren di seluruh Indonesia,” ucapnya dengan nada rendah hati.