Pemangkasan Anggaran Buat Pemkot Surabaya Tunda Pembangunan RS Selatan

pemerintahan | 21 Oktober 2025 19:59

Pemangkasan Anggaran Buat Pemkot Surabaya Tunda Pembangunan RS Selatan
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp 730 miliar membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata ulang alokasi anggarannya. Salah satu dampaknya, pembangunan Rumah Sakit (RS) Surabaya Selatan ditunda.

 

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan, sebenarnya pembangunan RS tersebut dijadwalkan tahun ini. Namun, karena pemotongan TKD yang cukup besar, pihaknya harus menentukan prioritas anggaran mana yang dikerjakan.  Dilansir dari jawapos.com, Selasa, (21/10/2025).

 

“InsyaAllah kita lihat ya anggaran tahun depan. Sebenarnya kan tahun ini pembangunannya, tetapi karena pemotongan TKD yang cukup besar, maka ditentukan prioritas-prioritas mana yang dikerjakan,” ujar Eri, Selasa, (21/10/2025).

 

 

 

Pemkot Surabaya masih fokus pada program prioritas seperti pembangunan infrastruktur jalan. Eri menekankan, pembangunan jalan tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga menggerakkan perekonomian warga. Beberapa proyek jalan yang bersifat multiyears tetap berjalan, termasuk jalan tembus Wiyung–Lidah Wetan, pembukaan akses jalan Pacar Keling, kolam tampung di Jalan Radial Road, serta evaluasi jembatan di Royal Residence yang terhubung ke JLDB (Jalur Lingkar Dalam Barat).

 

“Jadi nanti akan banyak jalan baru di Surabaya. Agar apa? Pertama nggak macet, dan yang kedua ekonominya warga Surabaya juga bergerak,” tegas Eri.

 

Meski pembangunan RS ditunda, Pemkot memastikan pelayanan kesehatan warga tetap berjalan optimal melalui rumah sakit dan puskesmas yang sudah ada. Pemkot juga sedang mengkaji opsi kerja sama dengan rumah sakit swasta untuk mendukung layanan kesehatan di wilayah selatan Surabaya sementara.

 

Eri menambahkan, jika pemerintah pusat dalam waktu dekat mengembalikan TKD ke nilai semula, pembangunan RS Surabaya Selatan dapat segera dilanjutkan pada tahun mendatang. (ivan)