Luas areal tebu saat ini mencapai 2.354 hektare di tujuh kecamatan, dengan target bongkar ratoon 2.000 hektare dan perluasan 204 hektare pada tahun depan. Pemerintah juga menyiapkan 168 ton pupuk ZA dan pupuk NPK 1 ton per hektare untuk mendukung produktivitas.
“Diperta siap mendampingi petani lewat pembinaan dan penguatan kelembagaan agar kemitraan semakin solid,” tambah Faiq. (ivan)