PROBOLINGGO, PustakaJC.co — Musim giling tebu 2025/2026 resmi dimulai. Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bersama PG Wonolangan menggencarkan sinergi dengan petani melalui tanam perdana tebu bongkar ratoon di Desa Dringu, Selasa, (21/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri Kabid Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta, Faiq El Himmah, GM PG Wonolangan Fajar Lazvardi, serta unsur Forkopimka Dringu. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Rabu, (22/10/2025).
Faiq menyebut kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah nyata memperkuat kemitraan pemerintah, industri gula, dan petani.
“Sinergi ini diharapkan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Luas areal tebu saat ini mencapai 2.354 hektare di tujuh kecamatan, dengan target bongkar ratoon 2.000 hektare dan perluasan 204 hektare pada tahun depan. Pemerintah juga menyiapkan 168 ton pupuk ZA dan pupuk NPK 1 ton per hektare untuk mendukung produktivitas.
“Diperta siap mendampingi petani lewat pembinaan dan penguatan kelembagaan agar kemitraan semakin solid,” tambah Faiq. (ivan)