SURABAYA, PustakaJC.co - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop RI) memberikan dukungan penuh kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur (Diskop UKM Jatim) dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dukungan itu diwujudkan melalui program pelatihan dan pendampingan pengurus koperasi agar operasional berjalan lebih profesional dan modern.
Kegiatan ini dibahas dalam Rapat Konsolidasi KDKMP di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Senin, (20/10/2025) malam, yang dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop RI Panel Barus, Kepala Diskop dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa, serta 120 peserta dari Dinas Koperasi Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Rabu, (22/10/2025).
Panel Barus menyampaikan apresiasi kepada Diskop UKM Jatim atas terselenggaranya rakonsol tersebut. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan merupakan langkah penting untuk memastikan koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Koperasi perlu pendampingan agar operasionalnya berjalan efektif. SDM pengurus juga harus terus ditingkatkan kemampuannya lewat pelatihan. Kemenkop siap mendorong pelatihan, baik untuk pendamping maupun pengurus koperasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, di Jawa Timur terdapat 837 business assistant yang bertugas mendampingi koperasi agar beroperasi secara profesional. Selain itu, pelatihan akan digelar di seluruh 38 kabupaten/kota, melibatkan sekitar 17.000 pengurus koperasi atau dua orang dari masing-masing 8.500 KDKMP di Jatim.
“Pelatihan ini penting untuk memastikan pengurus koperasi memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan digital. Tanpa dukungan teknologi, koperasi sulit berkembang di era modern,” tegas Panel Barus.
Sementara itu, Kepala Diskop dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa menegaskan, antusiasme peserta dalam rakonsol ini menunjukkan semangat besar untuk menghidupkan koperasi di daerah.
“Mereka adalah para pejuang koperasi. Melalui sinergi antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, kita ingin memastikan program pelatihan dan dukungan terhadap KDKMP berjalan efektif,” ujar Endy.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah penyelarasan rencana program dekonsentrasi yang dibiayai oleh pemerintah provinsi guna mendukung operasionalisasi koperasi di seluruh Jawa Timur.
“Tujuan utamanya adalah memperkuat fondasi koperasi agar mampu menjadi motor ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan,” pungkas Kepala Diskop dan UKM Jatim ini. (ivan)