“Kami menyadari keterbatasan fiskal berdampak pada percepatan legislasi, namun fokus kami memastikan setiap Raperda memiliki efek langsung bagi masyarakat,” ujar salah satu anggota TAPD Nganjuk.
Ketua Bapemperda DPRD Nganjuk, Marianto, S.Sos., M.Ap, menegaskan efisiensi fiskal tidak boleh dijadikan alasan menurunkan kualitas legislasi.
“Kami akan menyesuaikan prioritas Prolegda, tapi prinsipnya tetap: setiap Raperda harus relevan, efisien, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.