Ia menambahkan, pada tahun depan, Pemkot akan menuntaskan pembangunan saluran air baru di wilayah Sukomanunggal, yang sempat tertunda karena kurangnya dukungan warga.
“Camat dan lurah saya minta untuk meyakinkan warga bahwa saluran baru justru mencegah banjir,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Syamsul Hariadi menyebut progres pengerjaan proyek drainase hingga awal November telah mencapai 70 persen. Sisanya ditargetkan rampung pada Desember sebelum puncak musim hujan datang.
“Paket-paket pekerjaan drainase yang besar seperti di kawasan Benowo harus kita selesaikan karena membutuhkan sistem penutupan total saluran. Ini metode yang efektif, tapi juga punya konsekuensi teknis,” terang Syamsul.