Budaya Kerja Efisien Jadi Fokus Disnakertrans Jatim dalam Kompetisi 5R/5S 2025

pemerintahan | 06 November 2025 08:14

Budaya Kerja Efisien Jadi Fokus Disnakertrans Jatim dalam Kompetisi 5R/5S 2025
Penganugerahan Kompetisi 5R/5S Tahun 2025 di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama. Terlihat Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto (tiga dari kiri) dan Plt Kabid Pelatihan dan Produktivitas Alexio (dua dari kiri) berpose bersama penerima penghargaan di atas panggung. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur terus mendorong terciptanya budaya kerja yang efisien dan produktif di lingkungan dunia usaha. Upaya itu diwujudkan melalui ajang Kompetisi 5R/5S Antarperusahaan Tahun 2025 yang digelar di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Rabu, (5/11/2025).

 

Kompetisi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang berhasil menerapkan konsep tata graha Jepang Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke, atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Kamis, (6/11/2025).

 

Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas menjadi kunci utama memperkuat daya saing industri di era perubahan cepat saat ini.

 

“Implementasi 5R/5S bukan hanya tentang menata tempat kerja, tetapi membangun budaya kerja unggul secara berkelanjutan. Ini berdampak langsung pada daya saing perusahaan bahkan negara,”ujar Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto.

 

 

 

Menurutnya, penerapan tata graha yang baik mampu mengurangi pemborosan waktu, energi, dan material, sekaligus meningkatkan mutu serta keselamatan kerja. Lingkungan yang bersih dan tertata juga menumbuhkan semangat serta kebanggaan karyawan dalam bekerja.

 

Dalam ajang tersebut, dua perusahaan dinobatkan sebagai Juara Umum Kompetisi 5R/5S Tahun 2025, yakni PT Amerta Indah Otsuka untuk kategori perusahaan besar, dan PT Dipo Internasional Pahala Otomotif Madiun untuk kategori perusahaan menengah/kecil.

 

Disnakertrans Jatim juga memberikan penghargaan kepada dua Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota yang dinilai aktif membina perusahaan di wilayahnya dalam peningkatan produktivitas.

 

“Prestasi ini bukan semata trofi, tetapi bukti keberhasilan membangun disiplin, keteraturan, dan budaya kerja berkelanjutan,” tegas Sigit.

 

 

 

Plt Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans Jatim, Alexio, menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti 53 perusahaan dari berbagai sektor. Sebanyak 50 perusahaan lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahap penilaian lapangan (genba) pada 7–17 Juli 2025.

 

“Kami ingin dunia usaha menjadikan budaya 5R/5S sebagai fondasi peningkatan produktivitas berkelanjutan. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya efisien, tapi juga berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Alexio.

 

Kompetisi ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka Bulan Mutu dan Produktivitas Jawa Timur, yang berakar dari Instruksi Gubernur Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2002 tentang Gerakan Produktivitas Jawa Timur serta Deklarasi Produktivitas pada 24 Desember 2003. (ivan)