Kementerian PU Kunci Kontrak Pembangunan 152 Dapur SPPG untuk Dukung Program MBG

pemerintahan | 22 November 2025 07:35

Kementerian PU Kunci Kontrak Pembangunan 152 Dapur SPPG untuk Dukung Program MBG
Penandatanganan kontrak untuk paket pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahun 2025. (dok bhirawa)

JAKARTA, PustakaJC.co - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menandatangani kontrak pembangunan 152 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025. Penandatanganan berlangsung Jumat, (21/11/2025) dan disaksikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Sabtu, (22/11/2025).

 

Dody menegaskan pembangunan SPPG adalah amanat Presiden Prabowo untuk mencetak generasi sehat dan cerdas.

 

“MBG bukan hanya program sosial. Ini juga penggerak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM,” ujarnya.

 

 

 

Selain menyokong layanan gizi anak sekolah, program ini sejalan dengan target PU608: menurunkan angka kemiskinan, menekan ICOR, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Menurut Dody, pembangunan SPPG mencakup dapur utama, akses jalan, jaringan air bersih, sanitasi, dan kendaraan distribusi. 

 

“Semua infrastruktur pendukung harus siap agar layanan gizi bisa optimal dan terjangkau bagi anak-anak sekolah,” tegasnya.

 

Penandatanganan ini mencakup 2 paket wilayah:

SPPG 1: 78 lokasi di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel.

SPPG 2: 74 lokasi di Babel, Bengkulu, Lampung, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalsel.

 

 

Sementara itu SPPG 3 mencakup 70 lokasi di Banten, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, NTT, dan hampir seluruh provinsi di Sulawesi, Maluku, serta Papua. Paket ini masih dalam tahap evaluasi dan dijadwalkan diteken pada 24 November 2025. Total target pembangunan mencapai 222 lokasi SPPG.

 

Dirjen Prasarana Strategis Bisma Staniarto menambahkan seluruh bangunan merujuk pada SK Menteri PU No. 628/KPTS/M/2025 mengenai prototipe gedung SPPG.

 

“Dengan prototipe ini, proses perencanaan dan pelaksanaan lebih singkat dan standar bangunan lebih terjamin,” tuturnya.

 

Bangunan SPPG dirancang memakai material antibakteri, lantai epoxy tahan jamur, plafon tahan api di area masak, sistem udara terkontrol, filter air bersih, IPAL, serta perangkat pemadam kebakaran. (ivan)