MOJOKERTO, PustakaJC.co - Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan 1.000 unit becak listrik kepada para pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Mojokerto. Program ini menjadi wujud kepedulian Presiden dalam meringankan beban kerja para tukang becak agar tetap berdaya dan memiliki alat kerja yang lebih manusiawi.
Penyaluran dilakukan di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto pada Selasa, (25/11/2025), disaksikan jajaran pemerintah daerah dan perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (26/11/2025).
Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo.
“Ini murni bantuan pribadi Presiden. Beliau sudah memulai sejak awal 2024, waktu itu sudah 517 unit dibagikan. Kemudian beliau memesan lagi,” ujarnya.
Untuk program nasional pemberdayaan tukang becak lansia, Presiden memesan 1.800 unit becak listrik dari PT LEN dan 10.000 unit dari PT Pindad. Sepanjang 2024–2025, total 2.303 unit telah dibagikan ke sejumlah daerah di Jawa Timur, dan sisanya masih dalam proses produksi.
Bantuan ini diberikan sepenuhnya gratis tanpa syarat, dengan prioritas bagi pengayuh becak berusia di atas 60 tahun. Pengawasan penggunaan unit dilakukan bersama Pemda, Polres, Kodim, dan Yayasan GSN untuk memastikan becak listrik digunakan sebagaimana mestinya dan tidak diperjualbelikan.
Becak listrik tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 22 kilometer, dilengkapi suspensi yang nyaman, dan memiliki nilai unit sekitar Rp22 juta.
Nanik mengungkapkan kepedulian Presiden terhadap kondisi para tukang becak sepuh yang masih harus bekerja keras.
“Ada yang sudah 30 sampai 40 tahun mengayuh becak. Bahkan becaknya bukan milik sendiri, harus bayar sewa Rp5.000 per hari. Kalau tidak dapat penumpang, tetap harus bayar. Presiden sangat sedih mendengar itu,” jelas Nanik.
Melalui becak listrik ini, para tukang becak lansia diharapkan bisa bekerja lebih ringan, lebih cepat, dan berpeluang mendapatkan lebih banyak penumpang.
Bupati Mojokerto, Gus Barra, menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden terhadap masyarakat kecil.
“Atas nama Pemkab Mojokerto, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya. Bantuan 1.000 unit becak listrik ini sangat berarti, dan insyaallah akan ada tambahan 1.200 unit lagi,” katanya.
Ia juga mengimbau para penerima untuk merawat kendaraan tersebut.
“Tolong becak listrik pemberian Presiden RI ini dirawat dengan baik. Tidak perlu BBM, cukup charge, jadi mudah dan ramah lingkungan,” pesan Gus Barra.
Saparun, pengayuh becak asal Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, menjadi salah satu penerima bantuan.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Becak listrik ini sangat membantu saya yang sudah tua. Semoga beliau sehat selalu,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pengayuh becak lansia sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kecil. (ivan)