SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan program Pasar Murah sebagai langkah konkret pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini dilaksanakan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Jatim) bekerja sama dengan BPBD Jatim.
Pasar Murah digelar selama tiga hari, Kamis–Sabtu (18–20 Desember 2025), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Tenpina Kantor BPBD Jawa Timur. Sejak hari pertama, antusiasme warga tampak tinggi. Masyarakat rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Kamis, (18/12/2025).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Timur untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga di akhir tahun.
“Alhamdulillah, Pasar Murah ini adalah program Ibu Gubernur yang dilaksanakan melalui Disperindag Jatim dan diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Waru,” ujar Gatot saat meninjau lokasi.
Menurutnya, momentum Nataru kerap diiringi lonjakan harga dan potensi kelangkaan bahan pokok. Oleh karena itu, Pasar Murah dihadirkan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ramah di kantong.
“Tujuannya menyediakan sembako yang dibutuhkan masyarakat. Kami ingin mengantisipasi agar harga tidak melambung dan barang tidak sulit didapat,” jelasnya.
Pemilihan lokasi di lingkungan BPBD Jatim dinilai strategis dan mudah dijangkau warga, sekaligus mampu menampung aktivitas masyarakat dengan nyaman selama kegiatan berlangsung.
“Mulai hari ini hingga Sabtu, Pasar Murah ini terbuka untuk masyarakat umum,” imbuh Gatot.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, antara lain beras, minyak goreng, telur, gula, tepung, serta bawang merah dan bawang putih. Gatot pun mengajak masyarakat sekitar Waru untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Kalau di rumah membutuhkan sembako, silakan datang. Tinggal antre dan beli, harganya pasti lebih murah,” ajaknya.
Selain sembako, Pasar Murah ini juga menjadi wadah promosi bagi UMKM dan IKM lokal. Beragam produk olahan, jajanan, dan makanan siap santap turut meramaikan kegiatan, menjadikan Pasar Murah sebagai ruang ekonomi sekaligus rekreasi warga.
“Di sini juga ada produk UMKM, jajanan dan makanan. Silakan dicoba,” tuturnya.
Gatot berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat Jawa Timur.
“Semoga program Ibu Gubernur ini barokah dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (ivan)
#pasarmurah, #inflasijatim, #nataru2025, #pemprovjatim, #bpbdjatim, #disperindagjatim, #stabilisasiharga, #sembakomurah, #umkmjatim
Adapun daftar harga bahan pokok yang ditawarkan antara lain: beras premium Rp14.000/kg, beras medium Rp11.000/kg, Minyakita Rp15.000/liter, telur ayam ras Rp24.000/pack, tepung terigu Rp10.000/kg, gula pasir Rp16.000/kg, bawang putih sinco Rp7.000/250 gram, dan bawang merah Rp7.000/250 gram, serta berbagai produk UMKM. (ivan)