Sementara itu, Kepala BPBD Jatim Gatot Subroto menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat adalah faktor utama dalam menghadapi bencana.
“Tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Setiap individu harus memahami langkah yang tepat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi,” ujar Gatot.
Ketua IARMI Jatim Agung Subagyo menambahkan, nilai kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan semangat kerelawanan yang dimiliki Resimen Mahasiswa dapat menjadi contoh bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pelibatan sejak dini akan membentuk mental tangguh dan kesiapan saat bencana datang,” kata Agung.
Sebagai informasi, Cangkrukan merupakan forum diskusi santai yang diinisiasi Bakesbangpol Jatim untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mencari solusi bersama. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan persaudaraan. Acara tersebut diikuti lebih dari 150 peserta dari unsur Menwa dan IARMI Jawa Timur. (ivan)