Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu mengingatkan agar para Praja tidak melupakan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi pengabdian, terutama persaudaraan dan persatuan yang berakar dari Bumi Mojapahit.
“Ketika kelak saudara menjadi menteri, gubernur, bupati, wali kota, atau pejabat apa pun, ingatlah bahwa saudara berangkat dari Bumi Mojapahit, bumi yang mengajarkan persaudaraan dan persatuan dalam membangun Nusantara,” katanya.
Menurut Khofifah, Praja IPDN merupakan bagian penting dari misi pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan martabat kemanusiaan. Oleh karena itu, Praja dituntut menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Yang kita siapkan adalah SDM untuk penguatan pembangunan Indonesia, bukan hanya Jawa Timur. Berangkat dari daerah, tetapi membangun Indonesia,” tegasnya.