Untuk mendukung target tersebut, DLH Jawa Timur menjalankan sejumlah program unggulan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan partisipasi publik, antara lain:
Program Desa Berseri, yakni gerakan partisipatif pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau (RTH) yang hingga 2025 telah menjangkau 1.306 desa dan kelurahan di 38 kabupaten/kota.
Bimbingan Teknis Pengelolaan Sampah, yang dilaksanakan di 23 desa dan 17 pesantren. Program ini mencakup edukasi kebijakan persampahan, pengomposan, budidaya maggot, hingga daur ulang, sekaligus disertai bantuan sarana seperti alat angkut dan drop box.
Sekolah Adiwiyata, sebagai upaya menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini. Pada 2025 tercatat 286 sekolah tingkat provinsi, 186 sekolah tingkat nasional, dan 96 sekolah berstatus mandiri.